Ketika Qur’an Kalah Dengan Koran


alquranSabtu sore adalah hari yang membahagiakan dalam minggu para pekerja (yang berhari libur) seperti juga aku merasakan hal yang sama pula, maklum sudah 5 hari aku tidur dikantor alias boro.

Seperti sabtu di minggu-minggu sebelumnya sampai dirumah mandi, sholat, terus leyeh-leyah (santai), Udhat-udhut (merokok),dll.Tak terasa sayup terdengar suara adzan Maghrib seperti biasa juga dasar orang males sudah dengar begitu masih juga nerusin udhutnya yang tinggal separuh lagi (ahli hisap) sayang juga

Rasanya kurang nikmat kalau harus dimatiin dan dilanjut lagi setelah sholat alias harus ngisap morpin atau murop pindo (nyala dua kali).

Akhirnya setelah habis aku beranjak dan bergegas berwudlu dan menunaikan sholat maghrib setelah umit-umit sebentar dalam keadaan ndlohom (melamun) aku amati suasana kamarku yang sebetulnya belum layak dinamai kamar akan lebih pantes kalau dinamakan gudang, aku amati dari mulai pakaian yang telah kucuci namun masih menumpuk belum terapikan, dinding yang rusak, beberapa tumpuk kardus yang berisi buku, dan almari pakaian yang sudah ndeyeng (miring), setelah beberapa lama mengamati almari pakaian tiba-tiba terlihat di atasnya ada sekumpulan kertas ada cahaya keemasan dari  sampul Al-Qur’an yang memancar (ini bukan mistis lho….,hanya pengaruh pantulan cahaya dari lampu saja) bergegas aku rengkuh dan mengambilnya, aku bersihkan debu yang menempelnya sesaat akupun merenung dan berucap dalam hati “Astaghfirulloh” kalam Allah yang tertulis disini tak pernah kuurus dan tak pernah terbaca hingga berdebu, aku hanya asik membaca koran yang walaupun sedikit setiap hari aku membacanya, namun yang terjadi dengan Kalamnya tak pernah sedikitpun dalam sehari aku menyentuh apalagi membacanya!.

Astaghfirulloh, semoga termaafkan segala dosa-dosaku ini,,,

Gambar diambil dari : musakazhim.files.wordpress.com

One thought on “Ketika Qur’an Kalah Dengan Koran

  1. kok bisa kaya gitu mas…eh..Om???
    tapi aku…….juga……emm…Hampir sama dengan mas atau om yach? Om aja dech.tapi bedanya aku malas baca koran.kalaupun lagi pengen itu hanya kalau melihat tumpukan-2 koran dan itu juga yang udah kadaluarsa.he..he..he..Itu masih mending kadang aku suka bacanya koran sobek bekas bungkus makanan.
    oke deh moga kita selalu bisa membaca memahami serta mengamalkan isi Al Qur’an.Amien…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s